Catatanfakta.com - Khataman Al-Qur'an, sebuah perjalanan spiritual yang melampaui sekadar tradisi bacaan, telah menjadi cahaya rohaniah bagi umat Muslim di Indonesia.
Dalam momen berharga Khataman Al-Qur'an, doa-doa tawasul, surat-surat pilihan, dan doa khataman merajut makna spiritual yang mendalam.
Khataman Al-Qur'an, dikenal sebagai khatmil quran, tidak hanya berkisar pada membaca Al-Qur'an dari awal hingga akhir.
Baca Juga: Meniti Keberkahan dalam Bulan Ramadhan: Jadwal Puasa dan 9 Amalan Penuh Pahala
Menyingkap Keindahan Tradisi Khataman Al-Qur'an
Tradisi ini dimulai dengan doa tawasul kepada Rasulullah SAW, para sahabat, dan ahli kubur.
Sebuah peristiwa yang bukan sekadar seremonial, khataman Al-Qur'an memberikan pengajaran tentang pentingnya meresapi ayat-ayat suci dari Al-Fatihah hingga An Nas secara berurutan.
Dibarengi Doa dan Adab: Memperkukuh Spiritualitas
Setelah menyelesaikan pembacaan, muslim dianjurkan untuk melaksanakan beberapa amalan, termasuk sholat sunnah 2 rakaat, puasa sunnah, tasyakuran, dan membaca doa.
Baca Juga: Malam Nisfu Syaban: 300 Pintu Rahmat Terbuka, Umat Diajak Meraih Ampunan Ilahi
Adab atau tata cara khataman Al-Qur'an bukan hanya formalitas, tetapi memperkuat makna spiritualitas dari usaha membaca Al-Qur'an dengan penuh khusyuk.
Urutan Bacaan yang Membimbing Rohani
1. Doa Tawasul kepada Rasulullah SAW.
2. Doa Tawasul kepada Ulama dan Ahli Kubur.
3. Membaca 22 Surat Al-Qur'an, dimulai dari Surat Ad Duha hingga An Nas.
4. Membaca Surat Al-Fatihah.
5. Membaca 5 Ayat Awal Surah Al-Baqarah.
6. Membaca Doa Khataman Al-Qur'an.
Artikel Terkait
Aksi Penuh Adrenalin Jason Statham dalam Film 'Killer Elite' Malam Ini di TransTV
Smartphone Infinix Smart 8 Plus Rilis Dengan Baterai Super 6.000 mAh!
Dugaan Sunat Anggaran KPPS: Viral di TikTok, Warganet Desak Transparansi Pemilu 2024